Rabu, 01 April 2020

إن DAN SAUDARA SAUDARANYA

إن DAN SAUDARA SAUDARANYA

A. Pengertian

Inna wa akhwatuha (Inna dan saudara-saudaranya) ialah  huruf 

 Jika sebuah  jumlah ismiyah (kalimat yang tersusun dari mubtada’ dan khabar) didahului oleh Inna atau saudara-saudaranya, maka akan mengakibatkan  

1.mubtada’ menjadi manshub dan dinamakan  isim Inna, dan khabar tetap marfu dan dinamakan  khabar Inna. Seperti:

Kalimat pertama

  ٌاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيْم

Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Lafad اللَّهُ menjadi Mubtada' [dibaca rofa'], sedangkan lafad سَمِيعٌ menjadi khobarnya [dibaca rofa']

Kalimat kedua kemasukan إِنَّ

 إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيْم

bahwasannya  Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Lafad اللَّهَ berubah menjadi isim إِنَّ dan dibaca Nashob dengan fathah, sedangkan Kata سَمِيعٌ tetap dibaca rofa' dengan tanda dhommah karena sebagai khabar Inna.

B. Fungsi Inna wa Akhwatuha (إِنَّ وَ أَخْوَتُهاَ)

Inna wa wakhwatuha mempunyai  fungsi:

تَنْصِبُ الْاِسْمَ وَتَرْفَــعُ الْــــخَبَر

Menasabkan isim inna dan merofa’kan khabar inna.

contoh jelasnya sama seperti pada poin A:

Kalimat yang kemasukan إِنَّ

 إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيْم

bahwasannya  Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

Lafad اللَّهَ berubah menjadi isim إِنَّ dan dibaca Nashob dengan fathah, sedangkan Kata سَمِيعٌ tetap dibaca rofa' dengan tanda dhommah karena sebagai khabar Inna.

C.  INNA DAN SAUDARANYA (إِنَّ وَ أَخْوَتُهاَ)

إِنَّ وَ أَخوَتُهاَ : إِنَّ, أَنَّ, كَأَنَّ, لَكِنَّ, لَيتَ, لَعَلَّ

Inna dan saudara-saudaranya yakni  : Inna, Anna, Kaanna, Lakinna, Laita, La’alla.

sp; إِنَّ dan أَنَّ guna  taukid (mengukuhkan/penguat kata) dan كَأَنَّ guna  tasybih (menyerupai) dan لَكِنَّ guna  istidrak (susulan), yakni  menyusul ucapan  yang kemudian  dengan ucapan  yang terdapat  di belakangnya, dan لَيتَ guna  tamanni, yaitu menginginkan  sesuatu yang tak dapat  berhasil, dan لَعَلَّ guna  taraji dan tawaqqu’, merupakan   mengharapkan sesuatu yang baik, yang barangkali  berhasil.

1. إنَّ

Inna dengan kata lain  : Sesungguhnya

Fungsinya : Bagi  penegasan huruf   atau mengokohkan pembicaraan

إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيءٍ قَدِيرٌ

Artinya : Sesungguhnya Allah atas masing-masing  sesuatu Maha Kuasa

Kata qodir marfu’ dengan dhommah, dan kata Allah mansub dengan fathah

2. أَنَّ

Anna dengan kata lain  : bahwa

Fungsinya : Bagi  penegasan huruf   atau mengokohkan pembicaraan

لاَبُدَّأَنَّهُم يُرِيدُونَ مِنهُ دَلِيللاً

Artinya: Sesungguhnya mereka tentu  menghendaki alasan  dari padanya.

أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله

Artinya: Aku menyatakan  bahwa Muhammad ialah  utusan Allah.

3. كَأَنَّ

Kaanna dengan kata lain  : seakan-akan

Fungsinya : penyerumpamaan

Contoh :

كَأَنَّكَ نَاءِلٌ مَرَامَكَ

Artinya : agaknya engkau sukses  mencapai maksudmu

كَأَنَّ وَجْهَكَ بَدرٌ

Artinya : seolah-olah  wajahmu tersebut  bulan purnama.

4. لَكِنَّ

Lakinna dengan kata lain  : bakal  tetapi

Fungsinya : menyangkal

Contoh :

هُوَ عَالِمٌ لَكِنَّهُ غَيرُعَامِلٍ

Artinya : dia pandai namun  tidak melaksanakan  ilmunya.

5. لَعَلَّ

Laalla artinya: semoga/agar

Fungsinya : pengharapan MUNGKIN TERCAPAI

Contoh :

لَعَلَّ عَلِيٌّ مَرِيضٌ

Artinya : Semoga Ali sakit.

6. لَيْتَ

Laita dengan kata lain  : seandainya

Fungsinya : berangan-angan TAPI TIDAK MUNGKIN TERCAPAI

Contoh :

لَيْتَ الشَّباَّ يَعُودُ يَوماً

Artinya : sekiranya  masa muda itu dapat  kembali.

_______________________________________________________

DEMIKIAN RINGKASAN INNA DAN SUDARA SAUDARANYA SEMOGA BERMANFAAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar