Selasa, 31 Maret 2020

BAB MAF'UL FIIH

 BAB MAF'UL FIIH

Pengertian Maf’ul Fiih/ Zharaf

Maf’ul Fiih/ Zharaf ialah  isim Manshub yang menyatakan  tempat atau masa-masa  terjadinya sebuah  perbuatan/pekerjaan.

Maf’ul Fiih ialah  isim Manshub yang menyatakan  tempat atau masa-masa  terjadinya sebuah  perbuatan/pekerjaan. Atau sebagai jawaban dari pertanyaan “kapan” atau “dimana”. Disebut Zhorof Zaman bilamana  berkaitan dengan masa-masa  terjadinya perbuatan, dan dinamakan  Zhorof Makan bilamana  berkaitan dengan lokasi  terjadinya perbuatan.

Contoh :

يَلْعَبُ زَيْدٌ كُرَّةَ القَدَمِ أَمَامَ الْمَدْرَسَةِ.(ظَرْفُ الْمَكَانِ)

( Zaid bermain sepak bola di depan sekolah) “keterangan tempat”.


وَقَفَ زَيْدٌ أَمَامَ الْمَدْرَسَةِ.(ظَرْفُ الْمَكَانِ)

(Zaid berdiri di depan sekolah) “keterangan tempat”


يَلْعَبُ زَيْدٌ كُرَّةَ القَدَمِ يَوْمَ الأربِعَاءِ.(ظَرْفُ الْزَّمَانِ)

( Zaid bermain sepak bola pada hari Rabu) “keterangan waktu”.


أَذْهَبُ إِلَى الإدَارَةِ صَبَاحًا بَاكِرًا

( Saya pergi ke kantor dini hari  ). “keterangan waktu”


Keterangan:

مَ dalam misal  diatas merupakan penjelasan  waktu terjadinya suatu tindakan  “main bola”. Demikian pula lafazh أَمَامَ ialah  keterangan lokasi  terjadinya suatu tindakan  “main bola”. Setiap zharaf makaan/tempat  atau zaman/waktu harus dibaca nashob.

Adapun keterangan-keterangan masa-masa  yang biasa digunakan;

ظَرْفُ الزَّمَانِ ( Keterangan Waktu)

مَسَاءًا ( Sore hari) صَبَاحًا (Pagi hari)

لَيْلاً (Malam hari) نَهَارًا (Siang hari)

يَوْمًا (Hari) أُسْبُوْعًا (Minggu)

شَهْرًا (Bulan) سَنَةً (Tahun)

أَمْسَ (Kemarin) غَدًا ( Besok)

قَرْنًا (Abad) أَبَدًا (Selamanya)

حِيْنًا (Terkadang) أَحْيَانًا (Kadang-kadang)

تَارَةً (kadang-kadang) سَابَقًا (yang sudah  lalu/dulu)

قَبْلَ (Sebelum) بَعْدَ (Sesudah)

سَاعَةً (Satu Jam) الآنَ (Sekarang)

ظَرْفُ المَكَانِ ( Keterangan Tempat)

قُرْبَ (Dekat) جَانِبَ (Di samping)

لَدَيْ (Pada) وَسْطَ (Tengah)

كِيْلُوْمِتْرَ (Kilometer) مِيْلَ (Mil)

أَمَامَ ( Di depan) وَرَاءَ (Di belakang)

فَوْقَ (Di atas) تَحْتَ (Di bawah)

يَمِيْنَ (Di kanan) شمَالَ (Di kiri)

بَيْنَ (Di antara) حَوْلَ (Di sekitar)

عِنْدَ (Di sisi) إِزَاءَ (Di sisi)

Baca Juga:  Maf'ul BihMaf'ul Liajlih, Maf'ul Ma'ah, dan Maf'ul Mutlaq.

B. Pembagian Maf’ul Fiih/ Zharaf

Adapun pembagian Zharaf terdapat  2 bagian, yakni  :

1. مُتَصَرِّفْ ( Lafazh yang terkandung bermanfaat  sebagai Zharaf dan pun  tidak).

Contoh sebagai Zharaf:

صُمْتُ يَوْمَ الإِثْنَيْنِ

(Aku shaum/puasa pada hari senin)

Contoh bukan sebagai Zharaf:

يَوْمُ الْجُمْعَةِ يَوْمٌ مُبَارَكٌ

(Hari jum’at ialah  hari yang berkah)

Keterangan:

Lafazh يَوْمَ (hari) dalam misal  kesatu  ialah  manshub dan bermanfaat  sebagai zharaf atau penjelasan  waktu dari kata kerja; صُمْتُ (aku puasa).

Sedangkan lafazh يَوْمُ dalam misal  kedua bukan sebagai zharaf. Yang kesatu  sebagai mubtad’ dan yang kedua sebagai khabar dan keduanya  dibaca marfu’.

2. غَيْرُ مُتَصَرِّفْ ( Lafazh-lafazh yang hanya dipakai  untuk zharaf atau majrurdengan مِنْ , laksana  ; عِنْدَ- قَبْلَ – بَعْدَ

Keterangan:

Lafazh-lafazh itu  selamanya pasti bermanfaat  sebagai zharaf atau majrur dengan مِنْ misal  :

زُرْتُ عَلِيًّا بَعْدَكَ

(Aku menengok Ali sesudah  kamu)

وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ

(Dan untuk  kitab yang diturunkan sebelum kamu)

C. Pembagian I’rab Maf’ul Fiih/ Zharaf

Adapun pembagian I’rab Zharaf terbagi menjadi 2 bagian, yaitu:

1. Zharaf yang Mu’rab, seperti

يَوْمًا , لَيْلاً , شَهْرًا ,سَنَةً

2. Zharaf Mabniy yang senantiasa dibaca dalam format  yang sama, seperti;

الآنَ , أَمْسَ , إِذَا , حَيْثُ

مِثْلُ :

سَأَزُوْرُكَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ

( Saya bakal  mengunjungimu pada hari Jum’at)

سِرْتُ كِيْلُوْمِتْرًا

( Saya berlangsung  1 kilometer )

Penjelasan :

Diantara contoh-contoh diatas ada sejumlah  kata yang dapat bermanfaat  untuk zhorof dan bukan zhorof yang ketika tersebut  dia dii’rob cocok  letaknya dalam jumlah, yaitu:

جَاءَ يوْمُ الْجُمْعَةِ ,الْكِيْلُوْ مِتُرُ أَلْفَ مِتْرٍ

( Telah datang hari Jum’at, 1000 Km)

Lafazh يوْمُ dan الْكِيْلُوْ مِتُرُ bukan sebagai Zhorof namun  sebagai Mubtada’ dan khobar

Zhorf bisa  di jarrkan dengan huruf   jarr:

كُلُّ مِنْ عِنْدِ اللهِ

(Segalanya di sisi Allah Swt ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar