ISIM DITINJAU DARI PERUBAHAN HAROKAT AKHIRNYA ADA 2
Pengertian Isim Mu'rab
1. ISIM MU'ROB
pertama adalah isim mu’rab (isim yang huruf akhirnya / harokatnya BISA berubah) dan ia ialah asli, yakni isim yang mengalami perubahan pada bagian akhirnya sebab berbedanya amil yang memasukinya, adakalanya perubahan secara lafadz, laksana lafadz زَيْدٌ dan عَمْرٌو , dan adakalanya perubahan secara alami perkiraan, laksana lafadz مُوْسَى dan اَلْفَتَى
Adapun Macam-Macam Isim Mu'rab adalah sebagai berikut:
1. المُفْرَد = al-mufrad = isim yang menunjukkan arti satu (dalam bahasa Inggris disebut juga dengan singular).
Contoh:
كِتَابٌ = kitaabun = dengan kata lain satu buku.
قَمَرٌ = qomarun = dengan kata lain satu bulan.
2. المُثَنَّى = al-mutsanna = isim yang menunjukkan arti dua.
Contoh:
كِتَابَانِ = kitaabaani = dengan kata lain dua buku.
مَدْرَسَتَانِ = madrosataani = dengan kata lain dua sekolah.
3. جمع المذكر السالم = jama' mudzakkar saalim = isim yang menunjukkan arti banyak/lebih dari dua (plural) yang dikhususkan untuk jenis laki-laki.
Contoh:
مُؤْمِنُوْنَ = mu'minuuna = dengan kata lain orang-orang yang beriman
4. جمع المؤنث السالم = jama' muannats saalim = isim yang menunjukkan arti banyak/lebih dari dua (plural) yang dikhususkan untuk jenis perempuan.
Contoh:
مَدْرَسَاتٌ = madrosaatun = sekolah-sekolah (banyak sekolah)
5. جمع التكسير = jama' taksir = isim yang menunjukkan arti banyak/lebih dari dua (plural) dan mempunyai perubahan format dari mufradnya atau berubah dari mufradnya.
Contoh:
Jama' nya ialah كُتُبٌ / kutubun.
6. اللأسماء الخمسة = al-asmaaul khamsah = nama-nama yang lima= isim yang berjumlah lima yang sama format dan perubahannya.
Nama-nama yang lima itu adalah: أَبٌ , أَخٌ , حَمٌ , فَمٌ , ذُوْ
7. المقصور = al-maqshur = isim yang berakhiran alif lazimah dan sebelumnya berjajar fathah.
Contoh:
الفَتَى = al-fataa = dengan kata lain pemuda/remaja
8. المنقوص = al-manquush = isim yang berakhiran ya lazimah dan sebelumnya berjajar kasrah.
Contoh:
الهَادِى = al-haadii = dengan kata lain petunjuk.
9. الأسم الذى لا ينصرف = isim yang tidak bertanwin.
Contohnya:
nama wanita laksana : فاطمة / faatimatu / fatimah
nama laki-laki yang berpola akhiran aan laksana 'utsmaanu / عُثْمَانُ
B. Pengertian Isim Mabni
Sedangan yang kedua ialah isim mabni (isim yang tetap), yakni tidak merasakan perubahan pada unsur akhir kata walaupun amil yang memasukinya berbeda-beda. laksana isim –isim dhamir (baik yang muttashil maupun yang munfashil), isim-isim kriteria , isim-isim istifham, isim-isim isyarah, isim-isim fi’il, dan isim-isim maushul.
Macam-macam Isim Mabni adalah sebagai berikut:
1. Isim dhamir dengan kata lain kata ganti orang, contohnya:
a. Kata ganti orang kesatu:
أَنَا (anaa) : saya.
نَحْنُ (nahnu) : kami.
b. Kata ganti orang kedua:
أَنْتَ (anta) : kamu (untuk laki-laki).
أَنْتِ (anti) : kamu (untuk perempuan).
أَنْتُمْ (antum) : kalian (untuk laki-laki).
أَنْتُنَّ (antunna) : kalian (untuk perempuan).
أَنْتُمَا (antumaa) : kalian berdua (untuk laki-laki dan perempuan).
c. Kata ganti orang ketiga.
هُوَ (huwa) : dia (untuk laki-laki).
هِيَ (hiya) : dia (untuk perempuan).
هُمْ (hum) : mereka (untuk laki-laki).
هُنَّ (hunna) : mereka (untuk perempuan).
هُمَا (humaa) : mereka berdua (untuk laki-laki dan perempuan).
Note:
Orang kesatu dinamakan mutakallim ( متكلم ).
Orang kedua dinamakan mukhaathab ( مخاطب )
Orang ketiga dinamakan ghaaib ( غائب ).
2. Isim isyarah artinya ialah kata tunjuk, yaitu:
هَذّا (haadza) : ini (untuk laki-laki)
هَذِهِ (hadzihi) : ini (untuk perempuan)
هَؤُلاَءِ (ha-u-laa-i) : ini seluruh (untuk laki-laki dan perempuan)
ذَلِكَ (dzalika) : itu (untuk laki-laki)
تِلْكَ (tilka) : itu (untuk perempuan).
أُولئِكَ (u-laa-i-ka) : itu seluruh (untuk laki-laki dan perempuan).
3. Isim maushul ialah kata penghubung, yaitu:
الَّذِى (alladzi) : yang (untuk laki-laki)
الذِيْنَ (alladziina) : mereka yang (untuk laki-laki)
الَّتِى (allatii) : yang (untuk perempuan).
اللاَّتِى atau اللآَّئِى ( allaatii atau allaa-ii) : mereka yang (untuk perempuan).
4. Isim istifham ialah isim yang dipakai sebagai kata tanya, misalnya:مَنْ (man) : siapa
كَيْفَ (kaifa) : bagaimana
أَيْنَ (aina) : mana
كَمْ (kam) : berapa
مَتَى (mataa) : kapan
هَلْ (hal) : apakah
مَا (maa) : apakah
5. Isim Syarat ialah isim yang membutuhkan jawab, yaitu:
مَنْ , مَتَى , مَا , مَهْمَا
Contoh:
مَنْ جَدَّ وَجَدَ : Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, ia akan berhasil
____________________________________________-
Demikian ringkasan bab mu'rob mabni semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar